Spirulina: Makanan Diet Sehat Menurunkan Berat Badan?

Spirulina adalah sejenis ganggang hijau (blue algae) yang belakangan ini dipromosikan secara agresif sebagai suplemen siap pakai dan diklaim memiliki sejumlah manfaat. Selain digunakan sebagai suplemen makanan diet sehat menurunkan berat badan, spirulina belakangan ini juga digunakan sebagai pewarna makanan alami untuk warna biru. Spirulina diklaim mengandung sejumlah zat gizi yang bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan.

Makanan diet sehat menurunkan berat badan dengan spirulina – Shutterstock

Makanan diet sehat menurunkan berat badan dengan spirulina – Shutterstock

Mitos dan Fakta Spirulina Sebagai Makanan Diet Sehat Menurunkan Berat Badan

Mitos 1: Spirulina merupakan sumber protein yang kaya

Sejumlah sumber menyatakan bahwa spirulina mengandung protein yang cukup tinggi, yakni sekitar 60% dari bobotnya, ditambah asam amino esensial. Bahkan, kandungan proteinnya lebih tinggi dibanding karbohidrat. Meski demikian, perlud diketahui bahwa kandungan protein spirulina tidak begitu signifikan untuk memenuhi kebutuhan harian. Dosis standarnya adalah sekitar 2 gram untuk setiap servingnya, dan setara dengan protein yang diperoleh dari 0.03 ounches dada ayam.

Mitos 2: Spirulina Membantu Mengurangi Lemak

Spirulina dianggap sebagai suplemen makanan diet sehat menurunkan berat badan. Bahkan Dr. Oz menyebutnya sebagai salah satu ‘keajaiban dari laut’ alias superfood yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Namun, sebenarnya belum ada fakta ilmiah yang mendukung pernyataan ini. Bahkan, sebagian ahli gizi menyatakan kalau klaim spirulina sebagai superfood hanyalah slogan untuk mendorong penjualan.

Tablet dan tepung spirulina – Shutterstock

Tablet dan tepung spirulina – Shutterstock

Mitos 3: Spirulina Adalah Sumber Vitamin B12 untuk Vegetarian

Vitamin B12 untuk mendukung program diet pada umumnya diperoleh dari produk hewani. Namun, ini menjadi suatu masalah tersendiri bagi orang-orang yang sedang menjalani diet vegetarian yang menghindari makanan-makanan yang bersumber dari produk hewani. Nah, sejumlah produsen suplemen spirulina menyatakan bahwa produk dari ganggang hijau ni dapat menjadi alternatif, karena spirulina mengandung senyawa mirip vitamin B12, yang disebut pseudovitamin B12.

Meski demikian, efektivitas produk ini sebagai sumber vitamin B12 untuk vegetarian masih dipertanyatakan, karena bukti atau data dukung yang ada masih belum mencukupi. Dengan kata lain, jika anda sedang menjalani vegan diet, sebaiknya anda tetap mengkonsumsi makanan diet sehat menurunkan berat badan yang mengandung vitamin B12 selain spirulina.

Tepung dan minuman spirulina – Shutterstock

Tepung dan minuman spirulina – Shutterstock

Mitos 4: Spirulina membantu tubuh melawan penyakit menular

Pada dasarnya, makanan yang kaya antioksidan berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh dan kemampuannya untuk melawan penyakit menular dan efek radiasi. Spirulina diklaim kaya antioksidan yang mendorong peningkatan daya tahan tubuh. Meskipun demikian, diperlukan bukti pendukung ilmiah yang memadai untuk memperkuat pernyataan ini.

Sebagai kesimpulan, klaim kalau spirulina merupakan suplemen makanan diet sehat menurunkan berat badan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Oleh sebab itu, sekalipun anda memanfaatkan supplemen berbahan dasar ganggang laut hijau ini untuk mempercepat penurunan berat badan, sebaiknya tetap dipadukan dengan makanan sehat dan segar, seperti sayuran dan buah-buahan.

Content Protection by DMCA.com