Penyebab Penyakit Psoriasis dan Penanganan Secara Medis

Pada artikel sebelumnya, telah dibahas bahwa kemungkinan besar penyebab penyakit psoriasis adalah kelainan sistem autoimun yang memicu produksi sel kulit secara berlebihan. Akibatnya terjadi penumpukan dan penebalan pada permukaan kulit. Sel-sel kulit yang menggandakan diri dengan cepat tidak bisa diimbangi oleh jumlah sel yang hilang.


Gigitan serangga dapat menjadi penyebab penyakit psoriasis (Fotolia)

Gigitan serangga dapat menjadi penyebab penyakit psoriasis (Fotolia)

Penyebab Penyakit Psoriasis Lainnya

Namun, suatu hal yang masih diteliti pada ahli ilmu kedokteran dan peneliti adalah penyebab terjadinya kelainan sistem autoimun. Dugaan sementara adalah faktor gen dan faktor lingkungan. Salah penyebab penyakit psoriasis dan pemicu terjadinya kekeliruan sistem autoimun diperkirakan adalah faktor genetik. Hal ini didasari pada temuan bahwa sekitar 30% penderita psoriasis berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit yang sama.

Selain itu, beberapa kondisi di bawah ini diperkirakan ikut berperan terhadap kambuhnya penyakit kulit psoriasis:

  • Infeksi tenggorokan, khususnya pad akasus psoriasis gutata yang terjadi pada anak-anak maupun remaja.
  • Cedera kulit, seperti terbakar sinar matahari, tergores, maupun gigitan serangga
  • Konsumsi alkohol dan minuman keras secara berlebihan
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat anti-hipertensi dan anti-malaria

Pengobatan Penyakit Psoriasis Secara Medis

Pengobatan penyakit psoriasis secara pasti belum diketahui, karena pemicu terjadinya kelainan sistem autoimun juga masih menjadi misteri yang harus dipecahkan melalui penelitian mendalam.  Biasanya, dokter akan memberikan obat tergantung jenis, gejala, dan tingkat keparahan yang dialami pasien. Berikut adalah beberapa alternatif obat psoriasis yang diberikan melalui intervensi medis”

Obat Oles

Obat oles, seperti salep atau krim, biasanya diberikan untuk mengatasi inflamasi dan memperlambat produk sel kulit. Obat oles umumnya diberikan pada kasus ringan hingga sedang. Beberapa pilihan obat oles yang populer digunakan adalah:

  • Kortikteroid untuk mengatasi peradangan pada permukaan kulit
  • Penghambat calcineurin (calcineurin inhibitor), untuk memperlambat proses inflamasi kulit
  • Cool tar, untuk mengatasi sisik yang tebal dan rasa gatal yang muncul pada ruam akibat psoriasis
  • Analog Vitamin D, digunakan sebagai alternatif kortikosteroid
  • Dithranol, untuk mengatasiruam pada tangan, tubuh bagian atas, dan kaki

Fototerapi

Fototerapi alias terapi cahaya juga digunakan sebagai pilihan untuk kasus psoriasis tingkat sedang hingga parah yang tidak bisa diatasi dengan obat oles. Terapi ini menggunakan sinar ultraviolet A dan B, biasanya dilakukan beberapa kali dalam seminggu dengan durasi beberapa menit saja. Fototerapi berguna untuk memperlambat atau menghambat produk sel-sel kulit.

Terapi cahaya juga bisa dikombinasid dengan obat oles, seperti cool tar atau dithranol. Namun, mengingat resiko yang bisa terjadi akibat paparan sinar ultraviolet dalam waktu lama, terapi ini tidak dianjurkan untuk jangka panjang. Pasien juga harus menggunakan alat khusus, seperti kacamata khusus, untuk menghindari efek buruk (seperti katarak) yang bisa terjadi akibat paparan sinar matahari. Resiko lainnya yang bisa terjadi adalah kanker kulit.

Obat Minum

Pengobatan penyakit psoriasis berikutnya adalah obat minum. Pemberian obat-obatan oral hanya direkomendasikan untuk kasus psoriasis parah yang tidak bisa ditangani dengan metode lain. Pilihan obat yang lazim digunakan antara lain, methotrexate, ciclospoin, dan acitretin. Obat-obatan ini umumnya berfungsi untuk menghambat inflamasi pada permukaan kulit.

Obat Suntik dan Infus

Jika ketiga metode di atas tidak bekerja, penderita psoriasis akan berada di bawah pengawasan ketat dokter. Pasien bisa dirawat untuk mendapatkan penanganan lebih intensif. Psoriasis parah bisa terjadi akibat reaksi sistem autoimun yang terlalu berlebihan, sehingga inflamasi dan produksi sel-sel kulit tidak bisa dihambat. Di bawah perawatan intensif, dokter bisa memberikan obat melalui infus atau suntikan.

Empat metode pengobatan penyakit kulit psoriasis di atas dilakukan melalui intervensi medis. Meski demikian, pasien masih bisa melengkapinya dengan penggunaan obat-obatan herbal yang akan dibahas pada artikel selanjutnya.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

fototerapi psiorasis; obat dithranol; penyakot psiorasis dengan hipertensi;

Content Protection by DMCA.com