Penyebab Paru-paru Basah

Penyebab Paru-Paru Basah

Apa Penyebab Paru-Paru Basah? Penyakit paru-paru basah adalah infeksi paru-paru akut yang dapat diakibatkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Istilah medis untuk paru-paru basah yaitu pneumonia. Paru-paru basah dapat berdampak fatal jika penderitanya tidak segera diobati. Nah untuk mengetahui bagaimana mencegahnya, maka kita perlu tahu terlebih dahulu penyebab utama dari paru-paru basah dan bagaimana cara penularannya.

Paru-paru basah dapat terjadi pada salah satu bagian paru-paru, baik kiri atau kanan atau bahkan kedua-duanya. Proses infeksi dan peradangan yang terjadi mengakibatkan kantung udara (alveolus) mengandung cairan, sehingga masyarakat awam menyebutnya dengan istilah paru-paru basah. Dengan adanya cairan, maka kantung udara (alveolus) tidak berfungsi normal. Padahal fungsi organ ini sangat penting, yaitu sebagai media keluar masuknya oksiden dan karbondioksida pada saat kita bernafas.

Penyebab Paru-paru Basah
Ilustrasi Paru-paru Basah (Credit to Shutterstock)

Penyebab Paru-paru Basah

Mari kita bahas apa yang menjadi penyebab penyakit paru-paru basah atau pneumonia.

a. Bakteri

Infeksi bakteri menjadi penyebab umum paru-paru basah pada orang dewasa. Selain itu, virus, jamur atau parasit dapat juga menyebabkan paru-paru basah. Sebetulnya kuman ada dimana-mana, namun mereka tidak dapat menembus daya tahan tubuh orang sehat. Pada saat kita menghirup oksigen, kuman-kuman akan disaring oleh hidung dan silia (sel-sel epitel berambut getar) di sepanjang saluran pernafasan untuk melindungi paru-paru dari infeksi akibat kuman.

Meskipun tubuh memiliki proteksi, tetapi kuman dapat berhasil masuk ke paru-paru dan mengakibatkan infeksi jika kondisinya:

  • Imunitas sedang lemah.
  • Kuman sangat kuat.
  • Mekanisme tubuh gagal menyaring kuman saat menghirup oksigen.

Orang yang rentan terkena penyakit paru-paru basah yaitu orang yang memiliki imunitas lemah seperti lansia, perokok aktif, pecandu alkohol, stroke dan orang yang sedang menderita flu dan lain-lain.

Pada saat kuman mencapai organ paru-paru, mereka akan berusaha berkembang biak dengan menghancurkan sel-sel tubuh, tetapi sistem imunitas tubuh kita tidak akan tinggal diam. Mekanisme tubuh akan mengirimkan berbagai jenis sel pertahanan untuk menyerang kuman jahat ini. Nah pertempuran tersebut akan mengakibatkan peradangan, alveoli berwarna merah, meradang dan mengandung cairan dan nanah. Kemudian muncullah gejala paru-paru basah.

Beberapa orang tua atau lansia sering mengalami pneumonia bakteri setelah terkena flu.Pnemumonia bakteri dapat terjadi sendiri atau berkembang setelah penderita terkena flu. Jenis paru-paru basah ini sering mempengaruhi satu lobus atau area di paru-paru dan jika kondisi ini terjadi maka disebut pneumonia lobar. Bakteri yang menyebabkan pneumonia lobar yaitu Streptococcus pneumoniae, atau pneumokokus.

Jenis lain dari pneumonia bakteri disebut pneumonia atipikal. Penyebab pneumonia jenis ini termasuk:

  • Legionella Pneumophila atau sering disebut penyakit Legionnaire. Penyakit ini telah mengakibatkan wabah serius sebagai akibat dari paparan udara dingin.
  • Mycoplasma Pneumonia. Ia adalah jenis umum pneumonia yang biasanya terjadi pada orang berusia kurang dari 40 tahun. Orang-orang yang tinggal atau bekerja di tempat-tempat keramaian, tempat penampungan gelandangan, dan penjara mempunyai risiko tinggi terkena Mycoplasma Pneumonia.
  • Chlamydophila Pneumoniae. Jenis pneumonia ini dapat terjadi sepanjang tahun. Orang yang berusia 65 tahun lebih rentan terinfeksi oleh Chlamydophila Pneumoniae.

b. Virus

Virus pernafasan menjadi penyebab 30 persen kasusu paru-paru basah. Virus menjadi penyebab paru-paru basah pada anak balita. Sebagian besar penderita membaik 1-3 minggu tanpa diobati. tetapi beberapa kasus dapat terjadi serius dan perlu perawatan medis di rumah sakit.

Selain itu perlu anda ketahui bahwa jika seseorang menderita paru-paru basah akibat bakteri, maka ia juga rentan terkena pneumonia bakteri.

Pada umumnya Virus flu adalah virus penyebab paru-paru basah pada orang dewasa. Virus lain penyebab paru-paru basah yaitu irus pernapasan syncytial, rhinovirus, virus herpes simpleks, sindrom pernafasan akut parah (Severe Acute Respiratory Syndrome/SARS), flu burung (avian influenza) dan lain-lain.

c. Jamur

Ada 3 jenis jamur tanah yang bisa menjadi penyebab paru-paru basah, yaitu Coccidioidomycosis, Histoplasmosis, dan Cryptococcus. Infeksi jamur sering terjadi pada orang yang imunitas tubuhnya sedang lemah akibat konsumsi obat tertentu dalam jangka panjang seperti obat steroid, obat HIV/AIDS, dan lain-lain.

Baca info kesehatan berikut:

Demikian apa yang menjadi penyebab paru-paru basah (pneumonia). Mari kita Lanjutkan dengan pembahasan faktor resiko terkena paru-paru basah.