Penyebab Mata Silinder

Mata silinder merupakan salah satu gangguan penglihatan. Apa penyebab mata silinder? Istilah medis untuk mata silinder adalah astigmatism. Mata manusia mempunyai beberapa kompenen utama agar dapat melihat suatu objek dengan baik. Sistem optik mata kita yang utama terdiri dari kornea dan lensa. Keduanya saling bahu-membahu membuat cahaya masuk terfokus membentuk gambar yang sempurna pada retina.


Pada penderita mata silinder, bentuk kornea tidak sempurna. Pada kornea normal, bentuknya memiliki bentuk cembung yang sempurna dan menyerupai lengkungan seperti bola. Namun, pada mata silinder, cembungan bola mata menyerupai bola rugbi. Ketidaksempurnaan cembungan pada lensa dapat juga menjadi penyebab mata silinder.

Ketika kecembungan yang terbentuk tidak sempurna atau tidak rata, maka mata silinder otomatis akan diderita oleh seseorang. hal ini karena cahaya yang masuk dari kornea tidak difokuskan pada satu titik pada retina sehingga membuat penglihatan menjadi kabur atau blur.

Penyebab Mata Silinder

Mata silinder (astigmatism) adalah cacat optik dimana penglihatan menjadi kabur karena ketidakmampuan optik mata untuk fokus benda titik menjadi gambar terfokus tajam pada retina. (Gambar Wikipedia)

Penderita mata silinder memiliki kesulitan penglihatan daripada mata minus. Penyebabnya karena kornea dan mata silinder tidak mampu melihat objek yang ditangkap oleh mata sehingga objek yang tertangkap membentuk sebuah lengkungan atau bahkan sama sekali tidak mengenali objek tersebut baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh. Contohnya:

Jika melihat : 4, C, G, r
Terlihat seperti : A, O, 6, p

(cara membaca: jika penderita mata silinder melihat suatu objek tanpa bantuan kacamata khusus silinder, seperti melihat angka 4, maka dibaca seperti huruf A)

Selain bentuk cacat yang biasanya sudah ada sejak lahir, beberapa kondisi yang menjadi penyebab mata silinder adalah sebagai berikut:

  1. Infeksi yang menyebabkan jaringan parut pada kornea mata.
  2. Efek samping operasi yang mengakibatkan perubahan kornea.
  3. Terjadinya pembengkakan, penipisan, atau perubahan bentuk kornea.
  4. Kondisi yang mempengaruhi kelopak mata sehingga membuat fungsi kornea menjadi terganggu.
  5. Faktor keturunan (genetik) menjadi salah satu penyebab utama mata silinder.
  6. Radiasi cahaya HP, monitor komputer, TV, dan lain-lain.
  7. membaca sambil tiduran.
  8. Menonton TV terlalu dekat.

Jangan lewatkan untuk membaca sehat alamiku berikut ini:

Itulah penyebab mata silinder yang tentunya memerlukan penanganan atau pengobatan medis oleh dokter spesialis mata. Sebab jika tidak dilakukan pengobatan maka kelak penderitanya akan sering mengeluh pusing karena sakit kepala. Karena mata adalah alat indera pengelihatan sehingga kita dapat melihat keindahan dunia, lalu apakah anda lebih menyayangi uang daripada mengobati sakit mata silinder? Untuk itu sekarang bacalah cara mengobati mata silinder dari segi medis.



Content Protection by DMCA.com