Penyakit Sinusitis Kronis: Perlukah Intervensi Medis?

Sinusitis merupakan suatu peradangan yang terjadi pada dinding sinus, biasanya akibat bakteri atau infeksi virus. Meski penyakit sinusitis cukup lazim terjadi, penyakit ini cukup sering disalahartikan sebagai infeksi saluran pernafasan biasa, flu, atau influensa biasa, sehingga pengobatannya seringkali tidak tepat sasaran. Jadi, jangan buru-buru meminta obat pilek atau influensa jika anda mengalami hidung tersumbat maupun flu.


Penyakit sinusitis kronis dan penanganannya - Fotolia

Penyakit sinusitis kronis dan penanganannya – Fotolia

Penyakit Sinusitis Kronis dan Gejalanya

Sinusitis ringan dan akut bisa diatasi dengan penanganan sederhana di rumah, seperti menghirup air hangat, mengompres, dan minum air putih lebih banyak. Bahkan, sinusitis ringan bisa sembuh sendiri tanpa penanganan khusus, asalkan anda menjaga pola makan dan kesehatan. Namun, lain halnya dengan penyakit sinusitis kronis. Pada kondisi ini, sinusitis bisa berlangsung hingga tahunan, penyebabnya mungkin sulit diketahui, apalagi pengobatannya.

Sebenarnya, sinusitis akut dan kronis menunjukkan gejala yang sama, yakn rasa tertekan dan nyeri pada wajah, keluarnya cairan kental dan berwarna dari hidung, serta hidung tersumbat. Nah, kondisi kronis bisa terjadi jika penyakit ini tidak diidentifikasi dan ditangani secara benar sejak awal.

Pengobatan Penyakit Sinusitis Kronis

Cara terbaik untuk mengatasi penyakit sinusitis pada hidung yang telah menahun adalah intervensi medis. Sejumlah pemeriksaan, seperti sinar X, CT Scan, atau MRI mungkin harus anda jalani untuk mengetahui penyebab utama sinusitis yang anda alami. Dengan demikian, anda bisa mendapatkan penanganan secara cepat.

Berikut adalah beberapa jenis obat-obatan dan penanganan medis yang kerap diberikan kepada penderita sinusitis:

Pengobatan penyakit sinusitis - Fotolia

Pengobatan penyakit sinusitis – Fotolia

Antibiotik

Antibiotik biasanya diberikan jika penyebab sinusitis yang anda alami adalah infeksi bakteri. Untuk kasus kronis, mungkin diperlukan rencana pengobatan jangka panjang. Namun, obat ini hanya dianjurkan jika penyebab sinusitis benar-benar bakteri, karena antibiotik tidak akan berguna untuk kasus yang disebabkan oleh infeksi virus atau penyebab lainnya.

Obat Pereda Nyeri

Anda bisa saja membeli obat Over-The-Counter (OTC) seperti ibuprofen atau acetaminophen untuk mengurangi rasa nyeri dan rasa tidak nyaman. Namun, jika anda telah menggunakannya selama 10 hari dan tidak menunjukkan tanda-tanda kesembuhan, maka berkonsultasilah kepada dokter.

Decongestant

Obat ini berfungsi untuk mengatasi hidung tersumbat dan mengurangi cairan di dalam sinus. Decongestan bisa jadi dalam bentuk semprot atau pil. Hanya saja, obat-obatan ini hanya untuk pertolongan sementara. Decongestan dalam bentuk pil tidak boleh digunakan lebih dari satu minggu.

Minum air putih dapat mempercepat penyembuhan sinusitis - Fotolia

Minum air putih dapat mempercepat penyembuhan sinusitis – Fotolia

Obat Anti-Alergi

Adakalanya, sinusitis disebabkan oleh alergi yang tidak terkontrol. Jika anda pernah terdiagnosis alergi, maka sebaiknya jalani pemeriksaan untuk mengetahui apakah masalah saluran pernafasan yang anda hadapi berkaitan dengan alergi atau tidak. Obat anti-alergi yang biasanya diberikan adalah antihistamine.

Namun, jika setelah menggunakan oba-obatan di atas, penyakit sinusitis anda masih kambuh, maka bedah bisa menjadi pilihan terbaik, khususnya untuk kasus kronis. Bedah dilakukan untuk mengatasi penyumbatan dan memperluas saluran sinus, sehingga cairan mudah keluar.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

sinusitis kronis;

Content Protection by DMCA.com