Penyakit Malaria di Indonesia: Penyebaran dan Pencegahannya

Musim penghujan sudah mulai datang. Setiap hari kita bertemu dengan hujan dan genangan air di mana-mana. Lingkungan seperti ini membuat populasi nyamuk berkembang biak semakin banyak. Nyamuk jenis Anopheles merupakan vektor utama yang menyebarkan parasit plasmodium yang dapat menimbulkan penyakit malaria.


Penyebaran penyakit malaria

Penyebaran penyakit malaria

Penyakit malaria disebabkan oleh bakteri atau parasit plasmodium. Parasit tersebut merupakan genus protozoa. Ada dua inang yang terdapat pada parasit ini, yaitu inang vertebrata dan inang nyamuk. Penyakit ini dapat menjangkiti manusia ataupun hewan, tergantung jenis plasmodium apa yang menyerang objek tersebut.

 

Mekanisme Persebaran Penyakit Malaria Di Indonesia

Penyakit malaria di Indonesia umumnya terjadi saat musim penghujan. Banyaknya genangan air dan ketidakpedulian masyarakat untuk mengantisipasi genang-genangan tersebut justru dapat memicu munculnya berbagai penyakit. Tidak semua bakteri plasmodium mampu menginfeksi manusia, hanya plasmodium vivax, plasmodium falciparum, plasmodium ovale dan plasmodium malaria yang mampu menginfeksi tubuh manusia dan menyebabkan malaria.

Genangan air saat musim penghujan rentan terhadap perkembangbiakan nyamuk

Genangan air saat musim penghujan rentan terhadap perkembangbiakan nyamuk (Metrosiantar)

Mengapa malaria mudah menyebar? Penyebaran setiap penyakit memang berbeda-beda. Malaria menyebar melalui nyamuk yang terinfeksi parasit plasmodium. Setelah itu nyamuk Anopheles menggigit manusia sehingga menimbulkan penyakit baru dan menginfeksi sistem tubuh. Beberapa plasmodium bahkan dapat mengakibatkan kondisi yang mengancam jiwa. Oleh sebab itu, cara pertama yang dapat ditempuh untuk mencegah infeksi nyamuk ini adalah menghindari faktor pemicu penyebarannya.

Siiklus hidup plasmodium

Siiklus hidup plasmodium

Pencegahan penyakit malaria di Indonesia

Penyakit malaria yang disebabkan oleh infeksi nyamuk. Oleh sebab itu, praktek hidup bersih dan sehat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya malaria. Usahakan tidak menciptakan lingkungan yang sesuai untuk perkembangan nyamuk yang menjadi vektornya. Berikut adalah beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mencegah infeksi dan penyebaran malaria:

  • Genangan air dapat menjadi media yang cocok bagi nyamuk untuk berkembang biak. Oleh sebab itu, meminimalisir adanya genangan air disekitar rumah merupakan cara kecil untuk menghambat perkembangan nyamuk.
  • Hidup bersih. Setiap melakukan suatu kegiatan atau sebelum melakukan kegiatan, ada baiknya jika kita mencuci tangan menggunakan sabun. Dengan demikian, kuman-kuman yang menempel di tangan akan hilang.
  • Check ke dokter. Melakukan pemeriksaan satu kali dalam sebulan secara rutin ke dokter adalah langkah yang baik dalam mengantisipasi segala penyakit, termasuk penyakit ini.
  • Obat nyamuk. Salah satu alat yang membantu kita untuk mengurangi populasi nyamuk malaria adalah dengan menggunakan obat nyamuk. Selain efisien, obat nyamuk dapat digunakan di mana saja dan kapan saja.
Mencuci tangan sesering mungkin dapat mencegah infeksi kuman

Mencuci tangan sesering mungkin dapat mencegah infeksi kuman

Penyakit malaria disebabkan oleh beberapa faktor yang terkadang tidak terduga. Selain disebabkan oleh bakteri plasmodium, penyakit ini biasa terjadi pada daerah tropis dan subtropis. Gejala penyakit ini seperti terjadinya mual pada perut yang disertai muntah-muntah, diare, sakit kepala (demam tinggi), berkeringat berlebihan, menggigil lalu mengalami sesuatu yang tidak nyaman dan menganggu.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

penyebaran malaria; penyebaran penyakit malaria; nyamuk anopheles dapat menyebabkan penyebaran penyakit; penyakit malaria; vektor peyebaran penyakit maleria adalah; plasmodium sp adalah jenis bakteri yang menyebabkan penyakit; cara penyebaran plasmodium; bakteri plasmedium; bagimana penyebaran malaria; bagaimana cara penyebaran penyakit malaria pada tubuh manusia;

Content Protection by DMCA.com