Penyakit Jantung Koroner: Gejala dan Langkah Antisipasi

Jantung koroner merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh penyempitan pada pembuluh darah yang memberikan asupan oksigen ke dalam otak. Penyakit jantung koroner belakangan ini semakin marak terjadi di Indonesia. Kurangnya pengetahuan, pola hidup yang tidak sehat, serta pola konsumsi tidak sehat menjadi salah satu penyebab utama penyakit ini.

Gejala penyakit jantung koroner

Gejala penyakit jantung koroner (Meetdoctor)

Gejala Penyakit Jantung Koroner Yang Perlu Diketahui

Penyakit jantung koroner bukan lagi suatu istilah yang asing di kalangan masyarakat modern. Hingga kini, penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor wahid di dunia. Penyakit jantung koroner terjadi karena pembentukan plak pada dinding arteri, sehingga terjadi pengerasan pada arteri. Pembentukan plak ini dikombinasikan dengan percampuran antara pradisposisi genetik dan gaya hidup penderita.

Beberapa laporan kasus menyebutkan bahwa kejadian penyakit jantung koroner pada usia muda cukup tinggi. Gejala umumnya adalah nyeri dada. Gejala ini tidak selalu datang berturut-turut akan tetapi penderita dapat merasakan kapan saja tanpa diduga. Selain itu, penderita merasakan rasa tidak nyaman yang menyeluruh, seperti di lengan, punggung, tenggorokan, dan rahang. Kemudian, penderita juga merasakan mulas, panas, dan mual di bagian lambut, nafas pendek, denyut jantung tidak teratur, dan rasa cemas yang tidak diketahui penyebabnya. Pada wanita, gejala di atas juga disertai gejala-gejala khusus, seperti hilangnya nafsu makan, batuk, dan jantung berdebar-debar.

Mengantisipasi Penyakit Jantung Koroner

Usia produktif tentunya merupakan masa yang tidak ingin dilewatkan oleh siapapun. Akibatnya, banyak masyarakat yang membebankan tugas atau pekerjaan pada titik yang tidak bisa mereka paksakan. Jadi pada bagian ini penyakit jantung koroner terjadi karena tidak adanya keseimbangan antara kondisi fisik dengan beban yang ada. Melakukan aktivitas yang tidak sesuai dengan keadaan tubuh penderita dapat memberikan dampak seperti dada sedang diremas-remas sehingga sulit bernafas dalam keadaan normal.

Pemeriksaan dini perlu dilakukan untuk Penyakit jantung koroner

Pemeriksaan dini perlu dilakukan untuk Penyakit jantung koroner (Ningsihtobing)

Penyakit jantung perlu diwaspadai pada pria maupun wanita, khususnya bagi anda yang memiliki berat badan berlebih atau menderita diabetes mellitus. Gejala jantung korener dapat muncul kapan saja.  Jika merasa tidak nyaman dengan keadaan jantung maka segeralah memeriksakan jantung ke dokter. Semakin dini anda mengambil langkah antisipasi dan mendapatkan pengobatan, maka resiko terkena penyakit tersebut akan lebih kecil.

Selain itu penyakit jantung koroner tidak bisa disepelekan. Penyakit jantung koroner dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Baik kalangan muda ataupun tua. Antisipasi sejak usia muda adalah cara penting yang harus dilakukan masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, jika anda memiliki faktor resiko seperti obesitas, diabeets mellitus, merokok, dan mengkonsumsi alkohol, maka sebaiknya anda memeriksakan jantung secara rutin. Langkah deteksi dini yang dapat ditempuh antara lain mengukur tekanan darah, gula darah, serta kolesterol.

Artikel Sehat Alami ini dikenal, sbb :

Antisi pasi penyakit postak -antisipasi serangan jantung -