Penyakit Demam Berdarah dan Infeksi Zika, Apakah Sama?

Belakangan ini masyarakat Indonesia digemparkan oleh wabah penyakit yang membuat anak-anakĀ  dan orang dewasa harus rela dirawat di rumah sakit. Anehnya, wabah ini tidak hanya menyerang satu daerah saja, melainkan serempak di seluruh Indonesia. Hal ini tentu meresahkan warga yang peduli akan kesehatan. Ternyata, penyakit yang menyerang akhir-akhir ini adalah penyakit demam berdarah atau Demam Berdarah Dengue (DBD). Tak lama setelah itu, muncul penyakit lain yang disebut infeksi zika yang hampir mirip dengan DBD. Apakah keduanya sama atau berbeda?


Penyakit DBD vs Zika - Fotolia

Penyakit DBD vs Zika – Fotolia

Persamaan Penyakit Demam Berdarah dengan InfeksiĀ  Zika

Berikut ini ialah persamaan dari penyakit DBD dan Infeksi Zika yang perlu Anda ketahui dan anda waspadai. Dengan demikian, anda atua keluarga akan mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Penyakit demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegepty, demikian juga dengan infeksi zika. Ketika Anda atau keluarga menerima gigitan spesies nyamuk ini, maka Anda memiliki potensi untuk terkena demam berdarah ataupun infeksi zika. Untuk itu, sebisa mungkin Anda menghindari situasi dan kondisi yang dapat menghadirkan nyamuk jenis apapun. Karena sulit juga untuk membedakan mana nyamuk Aedes Aegepty dan mana jenis nyamuk lainnya.
  • Demam berdarah dan infeksi zika memiliki gejala awal yang sama yaitu penderita terserang demam, lemas, kehilangan nafsu makan, serta muncul bintik-bintik kemerahan pada kulit. Jika Anda atau keluarga Anda memiliki tanda-tanda ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter terdekat. Karena jika Anda terlambat memeriksakannya, maka nantinya penyakit Anda akan semakin naik pada tingkat yang lebih parah.
Infeksi Zika - Fotolia

Infeksi Zika – Fotolia

Perbedaan Penyakit Demam Berdarah dengan Infeksi Zika

Lalu apa sajakah perbedaan dari demam berdarah dengan infeksi zika? Berikut ini adalah jawabannya!

  • Demam yang diderita oleh pengidap demam berdarah lebih tinggi daripada demam yang dirasakan oleh orang yang terkena penyakit zika. Pengidap zika hanya mencapai maksimal demam dengan temperatur 38 deraat celcius, sedangkan penderita DBD bisa melebihi itu.
  • Penyakit demam berdarah pada anak biasanya dikarenakan anak terserang nyamuk secara langsung. Namun kasus zika pada anak biasanya diturunkan oleh ibunya. Saat ibunya hamil, kemungkinan besar ibunya digigit oleh nyamuk yag dapat menyebabkan infeksi zika.
  • Infeksi zika menyebabkan nyeri pada sendi, mata memerah, dan ruam yang melebar tipis. Sedangkan pada penderita DBD, gejala seperti itu tidak muncul. Ada gejala yang mirip memang, namun sebagian gejala yang lainnya tidaklah sama.
Penyebab DBD - Fotolia

Penyebab DBD – Fotolia

Itulah ulasan mengenai perbedaan dan persamaan penyakit demam berdarah dengan infeksi zika. Setelah membaca artikel ini, diharapkan Anda menjadi semakin waspada dan meningkatkan penjagaan kesehatan untuk Anda dan keluarga. Semoga kita semua terhindar dari penyakit ini, dan bagi Anda yang keluarganya sedang diserang penyakit DBD atau infeksi zika , semoga lekas diberi kesembuhan.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

ciri ciri bercak pada penderita zika; demam berdarah dan zika; jika tidak dirawat penyakit zika; perbedaan dbd dengan zika; perbedaan demam berdarah dengan demam zika;

Content Protection by DMCA.com