Penyakit Asam Urat, Gejala, dan Pencegahannya

Bila dahulu penyakit asam urat erat kaitannya dengan mereka yang telah berusia lanjut tetapi sekarang ini penyakit ini sudah menjangkiti mereka yang masih berusia muda. Asam urat bukanlah tergolong penyakit ringan karena penderitanya akan merasakan rasa nyeri luar biasa pada daerah persendian bahkan hingga tak dapat bergerak. Tentu saja aktifitas harian akan terganggung jika penyakit ini kambuh. Sebelum mengulas tentang gejala dan cara mencegahnya berikut ini adalah definisi dari sakit asam urat tersebut.


Penyakit Asam Urat - Shutterstock

Penyakit Asam Urat – Shutterstock

Penyakit Asam Urat dan Gejalanya

Secara singkat dapat dijelaskan bahwa asam urat terjadi saat kadar asam urat dalam darah meningkat karena tubuh tak dapat melakukan metabolisme secara sempurna sehingga terjadi pembentukan kristal yang kemudian berkumpul pada persendian dan memicu rasa nyeri. Salah satu penyebabnya adalah konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin yaitu makanan yang berasal dari makhluk hidup atau daging-dagingan.

Akibat dari asam urat ini adalah persendian terasa nyeri, bengkak, panas, dan kaku. Pada kondisi yang lebih buruk dapat terjadi pengapuran tulang dan pengeroposan. Bila Anda terserang penyakit ini, gejala yang umum terjadi adalah timbulnya rasa nyeri pada persendian, juga ngilu, linu, serta kesemutan. Kadang-kadang persendian juga menjadi bengkak dan berwarna kemerahan.

Gejala penyakit asam urat - Shutterstock

Gejala penyakit asam urat – Shutterstock

Penyakit asam urat dan gejalanya dapat diketahui dari rasa nyeri setelah bangun tidur atau pada malam hari dengan frekuensi yang sering. Pada umumnya bagian yang terasa sakit adalah sendi jari kaki, jari tangan, lutut, pergelangan tangan, siku, serta tumit. Untuk mengetahui kadar asam urat, Anda dapat melakukan pemeriksaan di laboratorium. Untuk kadar asam urat normal pada pria adalah 3.5 hingga 7 mg/dl sementara pada wanita adalah 2.6 hingga 6 mg/dl.

Mencegah Penyakit Asam Urat

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyakit ini terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin, sehingga untuk mencegahnya adalah dengan tak berlebihan menyantap hidangan yang tinggi purin. Makanan-makanan yang dimaksud adalah jeroan, seafood, ekstrak daging, daging merah, makanan kaleng, daging hewan berkaki empat, daging unggas, kacang-kacangan, susu dan produk susu, dan makanan yang kaya protein juga lemak.

Selain mengurangi berbagai jenis makanan di atas, penyakit asam urat dan pencegahannya juga harus dilakukan dengan menghindari konsumsi alkohol. Alkohol juga diketahui mengandung purin yang dapat menyebabkan produksi cairan tertentu yang memicu kenaikan asam urat dalam darah. Selain itu alkohol akan memicu produksi enzim tertentu dalam organ hati yang dapat memecah protein dan menaikkan kadar asam urat.

Makanan yang sebaiknya dihindari penderita asam urat - Shutterstock

Makanan yang sebaiknya dihindari penderita asam urat – Shutterstock

Bahan lain yang juga sebaiknya tak dikonsumsi sembarangan adalah obat-obatan kimia karena dapat melemahkan organ penyaring toksin dalam tubuh yaitu ginjal dan hati. Kondisi ini juga berkontribusi terhadap munculnya asam urat. Demikianlah beberapa hal penting yang harus Anda ketahui tentang penyakit asam urat.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

obat herbal asam urat mujarab; Asam urat 3 5; asam urat gejala dan pencegahannya; Gejala asam urat dan pencegahannya;

Content Protection by DMCA.com