Pengobatan dan Pencegahan Ketosis dan Ketoacidosis

Seperti dibahas pada artikel sebelumnya tentang apa itu ketosis dan ketoacidosis, salah satu faktor resiko utama terhadap terjadinya kedua kondisi adalah diet yang tidak sehat serta penyakit diabetes mellitus, khususnya type 1. Ketidakpatuhan terhadap rekomendasi dokter dan ahli diet merupakan penyebab utama ketosis dan ketoacidosis, karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup. Kebiasaan menunda makan, penyalahgunaan obat-obatan, dan kebiasaan mengkonsumsi alkohol secara berlebihan adalah faktor resiko lainnya.


Pengobatan dan pencegahan ketosis dan ketoacidosis (Fotolia)

Pengobatan dan pencegahan ketosis dan ketoacidosis (Fotolia)

Diagnosis dan Pengobatan Ketosis dan Ketoacidosis

Test darah untuk mengetahui kadar ketone adalah cara pertama untuk mendiagnosis keberadaan ketosis atau ketoacidosis. Anda bisa melakukan test urine sendiri di rumah menggunakan test kit yang tersedia di toko obat. Caranya adalah mencelupkan stick test ke dalam urine. Test kit akan berubah warna sesuai kadar ketone yang terdapat di dalam urine.

Jika anda melakukan test di rumah sakit atau klinik, dokter biasanya akan melakukan test fisik, dan test darah untuk memeriksa elektrolit, glukosa, dan keasaman darah. Biasanya, test ini tidak hanya berguna untuk mengetahui kadar ketone, namun juga untuk mengetahui komplikasi lain yang berkaitan dengan diabates. Jadi, jika anda seorang penderita diabetes mellitus dan merasakan adanya gejala ketoacidosis, ada baiknya anda melakukan test darah di rumah sakit atau klinik dokter. Pada kondisi tertentu, anda mungkin harus menjalani test dengan sinar X, EKG, dan pengujian lainnya.

Lalu, apa saja pengobatan ketosis dan ketoacidosis yang akan anda dapatkan? Pada dasarnya, jika anda terdiagnosis mengalami ketosis, anda tidak akan mendapatkan pengobatan, karena umumnya tidak ada gejala yang perlu ditangani. Namun, jika anda terdiagnosis mengalami ketoacidosis, maka anda bisa saja harus dirawat di rumah sakit dan mendapatkan pengobatan, seperti:

  • Penggantian cairan, baik secara oral maupun intravena. Penanganan ini akan berlangsung hingga tubuh anda mendapatkan cairan yang cukup. Cairan tersebut akan mengganti cairan yang hilang akibat buang air kecil berulang-ulang, serta membantu mengencerkan gula berlebih di dalam darah.
  • Penggantian elektrolit, seperti klorida, sodium, dan potassium. Elektrolit adalah mineral di dalam darah. Kekurangan insulin dapat menimbulkan penurunan kadar sejumlah elektrolit di dalam darah. Biasanya, penggantian elektrolit dilakukan melalui infu, agar jantung, sel-sel saraf, maupun otot-otot tubuh tetap bisa bekerja secara normal.
  • Terapi insulin. Terapi ini akan membantu memperbaiki proses yang memicu terjadinya ketoacidosis pada penderita diabetes. Insulin juga diberikan melalui infus pada pembuluh darah. Terapi ini biasanya dihentikan saat gula darah anda sudah turun hingga kurang dari 240 mg/dL dan keasaman darah anda juga berkurang.

Pencegahan Ketosis dan Ketoacidosis

Berikut adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah ketosis dan ketoacidosis:

  • Menjalani manajemen diabetes secara serius. Terapkan pola makan sehat dan olah raga rutin, sesuai rekomendasi dokter;
  • Memantau kadar gula darah secara rutin, setidaknya 3 hingga 4 kali sehari, dan lebih sering lagi jika anda sedang mengalami stress akibat diabetes. Hal ini perlu dilakukan agar kadar gula darah anda tetap terkontrol
  • Lakukan penyesuaian dosis insulin, sesuai rekomendasi dokter
  • Lakukan test urine secara rutin untuk mengetahui kadar ketone, khususnya saat anda sakit atau mengalami stress lebih dibanding biasanya. Persiapkan test kit selalu di rumah.
  • Selalu waspada dan bertindak cepat. Setiap kali anda menemukan kadar ketone berlebih dan gula darah anda mencapai 240 mg/dL, minta segera bantuan medis.

Ketosis memang tidak berbahaya, namun kondisi ini adalah awal dari terjadinya ketoacidosis yang berbahaya. Jadi, jika anda ingin mencegah ketoacidosis yang bisa mematikan, maka anda harus memulainya dengan mencegah ketosis. Di bawah penanganan dokter, ketoacidosis umumnya membaik setelah pengoabatan selama 48 jam. Jadi, langkah pencegahan ketosis dan ketoacidosis di atas dapat membantu anda mencegah kondisi yang tidak diinginkan.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

Obat ambeien alami; penyebab ketosis; manfaat daun ketos; ketosis merupakan; manfaat obat ketoacid; Gejala dan penyebab ketosis; obat ketosis; obat untuk ketosis; pencegahan ketosis; pengobatan diabetik ketoasidosis dengan cara penggantian mineral tubuh;

Content Protection by DMCA.com