Pare: Si Pahit Obat Penyakit Gula Yang Ampuh

Sebelumnya pernah dibahas bahwa manfaat pare sangat baik untuk kehamilan, diet, dan kecantikan. Namun, tahukah anda bahwa pare ternya merupakan salah satu obat penyakit gula yang cukup efektif? Buah  pare yang dikenal dengan beberapa istilah seperti labu pahit atau bitter gourd, bitter melon atau karela ini ternyata dapat membantu menstabilkan kadar gula darah pada penderita diabetes, sehingga resiko komplikasi dapat diminimalisir.


Obat penyakit gula - Fotolia

Obat penyakit gula – Fotolia

Manfaat Pare sebagai Obat Penyakit Gula

Karela alias pare sebenarnya bukanlah sayuran, melainkan buah, meskipun di Indonesia, pare umumnya digunakan sebagai sayuran. Pare ternyata sangat kaya akan vitamin esensial dan anti oksidan yang sangat dibutuhkan tubuh. Pare disebut-sebut sebagai obat penyakit gula kering maupun basah  karena di dalamnya terdapat dua senyawa yang sangat penting, yakni momordicin dan charatin. Keduanya merupakan kunci untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus.

Anti oksidan yang kaya di dalamnya juga membantu tubuh memerangi komplikasi pada penderita diabetes dengan cara memburu dan memerangkap radikal bebas. Anda akan mendapatkan manfaat lebih dengan mengkonsumsi biji pare, karena di dalamnya terkandung insulin tanaman bernama polypeptide-P. Senyawa ini hampir sama dengan insulin yang diproduksi pankres manusia. Dengan demikian, manfaat pare adalah meningkatkan kadar insulin dalam tubuh.

Manfaat pare untuk mengobati penyakit gula - Shutterstock

Manfaat pare untuk mengobati penyakit gula – Shutterstock

Cara Mengggunakan Pare sebagai Obat Penyakit Gula

Lalu, bagaimana cara menggunakan pare sebagai obat penyakit gula basah atau kering? Manfaat terbaik dari buah karela akan didapatkan dengan mengkonsumsinya secara utuh dalam keadaan mentah (tanpa dimasak) saat perut dalam keadaan kosong. Rasanya memang pahit sekali; namun, efek penurunan gula darah juga semakin cepat. Selain itu, karela juga dikonsumsi dalam bentuk jus dari buah mentah, atau setidaknya dijadikan menu harian dalam diet anda.

Di negara-negara maju, buah karela telah diproduksi secara komersil dalam bentuk sediaan tablet atau konsentrat. Namun di Indonesia, sediaan seperti ini nyaris belum tersedia. Jadi, anda harus menyiapkannya sendiri. Untuk mengurangi rasa pahitnya, lakukan tahapan berikut:

  • Potong buah pare menjadi beberapa bagian; bagian kulit dan bijinya jangan dibuang
  • Rendam dalam air garam atau kunyi selama 15 menit untuk mengurangi rasa pahitnya
  • Keluarkan dari rendaman dan blender bersama air dan beberapa tetes lemon. Anda juga bisa menambahkan potongan buah malaka (amla) sebagai pengganti lemon yang juga merupakan sumber vitamin C
  • Saring dan minum saat perut dalam keadaan kosong. Sebaiknya, minum jus pare di pagi hari.
Jus buah pare sebagai obat diabetes - Fotolia

Jus buah pare sebagai obat diabetes – Fotolia

Meski demikian, perlu diketahui bahwa jus pare dapat menyebabkan penurunan gula darah secara drastis, sehingga beresiko terhadap penderita diabetes parah. Jadi, jangan mengkonsumsi pare bersama obat penyakit gula lainnya, karena dua obat secara bersamaan dapat membuat penderita diabetes beresiko mengalami gipoglikemia (gula darah terlalu rendah). Jika anda mengalami mual, badan bergetar, pusing, atau bahkan kehilangan kesadaran, hentikan penggunaan jus pare atau kurangi dosisnya hingga tubuh anda terbiasa.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

apakah pare bisa dikonsumsi bersamaan dengan ont diabetes; obat penyakit gula yang ampuh; obat penyakit gula; manfaat pare kering; labu pahit karela; jus pare apakah dengan bijinya; gambar jus pare; Cara mengolah pare untuk penyakit gula; cara mengolah pare jahe untuk mengobati diabetes; cara mengolah buah pare untuk penyakit gula kering;

Content Protection by DMCA.com