Mengenal Gejala Penyakit dari Wajah Anda – Bagian 2

Pada artikel sebelumnya, telah dibahas bagaimana kita dapat mengenal gejala penyakit melalui perubahan pada wajah. Misalnya, kulit dan mata yang menguning dapat mengindikasikan adanya penyakit kuning atau hepatitis, ruam berbentuk kupu-kupu di wajah dapat menunjukkan gejala lupus, atau bulu wajah berlebih yang mungkin menunjukkan gejala PCOS pada wanita. Selain tiga perubahan di atas, ada sejumlah perubahan lain yang harus anda antisipasi sejak dini.


Mengenal Gejala Penyakit dari Wajah  (Fotolia)

Mengenal Gejala Penyakit dari Wajah (Fotolia)

Mengenal Gejala Penyakit Melalui Perubahan pada Wajah

Kulit Pucat

Jika kulit wajah anda yang biasanya sehat tiba-tiba berubah menjadi pucat dan tidak merona, maka lakukanlah pengecekan kadar zat besi. Anemia kekurangan zat besi menyerang jutaan orang di seluruh dunia. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab kulit terlihat pucat. Karena kadar zat besi yang rendah, tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin dalam jumlah yang memadai. Padahal, hemoglobin sangat diperlukan agar darah berwarna merah dan kulit tampak sehat.

Pada kasus kekurangan zat besi yang parah, kulit bisa kehilangan warna normalnya dan menjadi sangat pucat. Bahkan, bibir bagian dalam, gusi, dan bagian dalam kelopak mata juga akan tampak pucat dibanding biasanya. Selain kulit pucat, anda bisa mengenal gejala penyakit anemia melalui gejala lain yang menyertainya, seperti nafas pendek, sakit kepala, dan kulit tangan dan kaki terasa dingin.

Jika anda kekurangan zat besi, maka sebaiknya konsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti daging, buah bit, buat delima, maupun kacang-kacangan. Anda juga harus mengkombinasikannya dengan makanan yang kaya vitamin C untuk mempercepat penyerapan zat besi di dalam tubuh anda.

Kulit pucat dapat menunjukkan anemia (Fotolia)

Kulit pucat dapat menunjukkan anemia (Fotolia)

Kulit Kering, Bibir Pecah-Pecah

Saat usia bertambah, kulit akan cenderung lebih kering dari biasanya. Kulit kering bisa disebabkan oleh masalah-masalah kecil seperti udara dingin atau shower yang panas. Namun, adakalanya kulit kering yang berlebihan, disertai bibir pecah-pecah, menjadi penanda adanya dehidrasi. Sekitar 30% kandungan dalam kulit adalah air; kandungan air mempengaruhi elastisitas kulit. Jadi, ketika tubuh kekurangan asupan air, maka hasilnya adalah kulit kering dan bibir pecah-pecah.

Selain itu, rendahnya kandungan air di dalam tubuh menunjukkan kalau tubuh tidak memproduksi keringat yang cukup untuk membuang kotoran dan minyak berlebih yang terakumulasi pada kulit. Pada akhirnya, hal ini akan meningkatkan resiko terjadinya penyakit kulit, seperti jerawat, eksim, maupun psoriasis.  Jadi, penuhilah kebutuhan cairan pada tubuh anda dengan minum lebih banyak air.

Selain itu, oleskan minyak kelapa murni atau minyak zaitun pada kulit wajah dan bibir sambil dipijat perlahan, sehingga kulit anda akan kembali lembut dan lentur. Pada kasus yang parah, kulit kering yang terjadi berkepanjangan bisa juga menunjukkan adanya penyakit lain, seperti diabetes, hipotiroidisme, maupun kekurangan vitamin B.

Bibir kering dan pecah dapat menunjukkan dehidrasi (Fotolia)

Bibir kering dan pecah dapat menunjukkan dehidrasi (Fotolia)

Perubahan Warna Kulit Secara Tidak Normal

Penderita PCOS biasanya menemukan adanya bagian permukaan kulit yang tebal dan berwarna kecoklatan atau hitam, khususnya di bagian lipatan leher, dahi, ketiak, dada, maupun pusar. Perubahan warna kulit semacam ini dikenal dengan istilah acanthosis nigricans. Resistensi insulin atau kadar insulin yang tinggi pada penderita PCOS menyebabkan kulit tampak tebal dan berubah warna pada bagian tubuh tertentu. Biasanya, orang yang memiliki riwayat diabetes dan obesitas dalam keluarga berpeluang lebih besar mengalami acanthosis nigricans.

Sejauh ini, telah dibahas 3 jenis perubahan pada kulit yang dapat membantu anda mengenal gejala penyakit tertentu pada organ tubuh bagian dalam. Ternyata, masih ada sejumlah gejala lain yang harus anda antisipasi melalui perubahan kulit wajah anda. Simak terus ya……….



Permasalahan yang ada dalam artikel :

tanda2 kanker ovarium; tanda2 penyakit kulit wajah; mengenal bagian2 wajah; penyakit di bagian wajah;

Content Protection by DMCA.com