Mengatasi Penyakit Paru-Paru Basah dengan Cabe Rawit

Dalam bidang kedokteran sebenarnya tak dikenal istilah penyakit paru-paru basah karena nama ini hanya familiar di kalangan masyarakat awam. Sebenarnya paru-paru basah adalah penyakit pneumonia yang terjadi karena infeksi virus, jamur, atau bakteri yang menyebabkan paru-paru meradang sehingga memproduksi lendir yang kadang bercampur darah. Bila tak segera mendapat penanganan memadai secara medis pada umumnya serangan penyakit ini akan berakibat fatal hingga dapat merenggut nyawa. Gejala pneumonia pada umumnya hampir sama seperti flu yaitu demam, batuk berdahak, dan dada terasa nyeri.


Gejala penyakit paru-paru basah - Shutterstock

Gejala penyakit paru-paru basah – Shutterstock

Khasiat Cabe Rawit untuk Pengobatan Penyakit Paru-Paru

Selain pengobatan secara medis, terdapat terapi pengobatan alternatif dengan bahan herbal untuk mengatasi sakit paru-paru termasuk penyakit paru-paru basah. Bahan alami yang dimaksud adalah cabai rawit atau cayenne pepper. Ternyata bumbu masak yang rasanya sangat pedas ini memiliki kandungan gizi yang cukup kaya yaitu vitamin C yang bahkan mengalahkan semangka, mangga, nanas, dan jeruk. Selain itu cabai rawit juga memiliki kandungan provitamin A, betakaroten, antioksidan, lycopene, dan mineral berupa kalsium dan fosfor yang lebih tinggi daripada ikan segar.

Rasa pedas luar biasa dari cabe rawit berasal dari kandungan zat yang disebut capcaisin. Kandungan inilah yang berperan dalam penyakit paru-paru basah dan pengobatannya. Capcaisin akan membantu melindungi paru-paru dari infeksi yang disebabkan virus atau mikroorganisme parasit dengan meningkatkan kinerja selaput lendir. Selain itu capcaisin juga membantu melancarkan aliran darah.

Manfaat cabe rawit untuk paru-paru – Shutterstock

Manfaat cabe rawit untuk paru-paru – Shutterstock

Tak hanya berhubungan dengan pengobatan paru-paru, capcaisin juga memiliki sifak stomakik yang berkhasiat untuk meningkatkan enzim pencernakan yang berdampak pada bertambahnya selera makan. Makan dengan cabai yang banyak juga akan meningkatkan produksi hormon endorphin yang dapat menambah rasa nikmat pada hidangan yang kita santap. Terakhir, kandungan lycopene dalam cabai rawit berperan dalam menekan bibit sel kanker.

Cara Mengobati Penyakit Paru-Paru Dengan Cabai Rawit

Tak ada resep khusus dalam menggunakan cabai rawit sebagai obat penyakit paru karena pada umumnya orang dapat mencampurkan cabai ke dalam berbagai jenis hidangan santapan sehari-hari. Agar memperoleh khasiatnya secara optimal sebaiknya gunakan cabai rawit segar sebagai campuran dalam bumbu masak dan bukan yang berupa cabai rawit bubuk instan atau sejenisnya.

Bubuk cabe rawit untuk mengobati penyakit paru-paru – Shutterstock

Bubuk cabe rawit untuk mengobati penyakit paru-paru – Shutterstock

Untuk mengantisipasi penyakit pernapasan ini Anda bisa menghambat penyebaran bibit penyakit dengan menerapkan gaya hidup sehat serta menjaga kebersihan. Upaya ini dapat kita lakukan dengan istirahat cukup, berolahraga, mencuci tangan secara rutin untuk mengantisipasi penularan kuman dari orang lain, berhenti merokok dan tidak menjadi perokok pasif, menghindari polusi udara sebisa mungkin, dan menutup mulut serta hidung saat batuk atau bersin.

Demikianlah tentang penyakit paru-paru yang penting untuk diketahui dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. Semoga bermanfaat!



Permasalahan yang ada dalam artikel :

apakah saga ucing bagus buat paru2; virus apa buburawit; bolehkah penyakit paru-paru basah makan pedes; apkah cabai bisa mengobti paru2 gmn caranya; apakah sakit paru2 boleh makan pedas; apakah orang yang terkena penyakit paru-paru basah boleh memakan cabe; apakah makan cabai sambil menyelam bisa membersihkan paru paru; apakah cabai mempengaruhi penderita paru-paru; apa penderita paru paru basah tidak boleh makan sambal walaupun tidak pedas; apa manfaat cabai dalam bidang kedokteran;

Content Protection by DMCA.com