Gejala Penyakit Demam Berdarah Menurut Fasenya

Pada dasarnya, kebutuhan seseorang akan kesehatan akan dipengaruhi oleh banyak sekali hal dan mencegah penyakit-penyakit yang berbahaya memang menjadi suatu kewajiban kita. Salah satu penyakit yang paling dianggap berbahaya adalah penyakit demam berdarah. Sayangnya, gejala penyakit demam berdarah sering disalahartikan sebagai demam biasa karena ciri-cirinya yang hampir sama. Akibatnya, pasien baru mendapatkan pertolongan medis saat keadannya sudah parah (misalnya, saat sudah terjadi pendarahan). Jika diperhatikan dengan seksama, demam berdarah adalah penyakit yang membunuh dan sudah banyak korban termasuk anak-anak.


Gejala penyakit demam berdarah

Gejala penyakit demam berdarah (Disehat)

Gejala Penyakit Demam Berdarah dan Fasenya

Jika diperhatikan secara prosentase pasien, setidaknya 80% dari pasien yang terserang penyakit demam berdarah tidak menunjukkan gejala sama sekali. Ada juga yang hanya menyertakan gejala ringan seperti demam. Mereka yang terdeteksi mengalami infeksi yang berat dan juga nantinya mengalami masalah penyebaran penyakit yang lebih menyiksa lagi. Ancaman dari penyakit demam berdarah memang sepenting pemahaman kita akan penyakit ini. Gejala yang muncul bisa berlangsung setidaknya 3 hingga 14 hari setelah terkena virus tersebut.

Tahapan Gejala Demam Berdarah

Fase demam

Gejala demam berdarah biasanya digambarkan sebagai fase pelana kuda. Pada tiga hari pertama, suhu tubuh pasien akan naik sangat tinggi, hingga mencapai 40 derjat. Gejala ini akan diikuti gejala lain seperti sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, dan lain sebagainya. Sakit kepala ini akan menjadi lebih parah jika demam menjadi lebih tinggi. Namun, gejala demam berdarah dengue pada tahap ini bisa dikatakan tidak spesifik. Pasalnya, gejala yang sama bisa saja dialami sebagai bagian dari gejala penyakit lainnya. Oleh sebab itu, tindakan yang bisa diambil adalah memberikan obat penurun panas, seperti parasetamol, atau meminta bantuan dokter.

Ruam merah sebagai penanda demam berdarah dengue

Ruam merah sebagai penanda demam berdarah dengue (Demamberdarah)

Fase kritis

Pada fase berikutnya, yakni fase kritis, demam akan turun. Namun, ini adalah fase yang sering membahayakan, karena pasien maupun keluarga akan menganggap kalau pasien sudah sembuh kembali dan bisa beraktivitas. Jika diperhatikan lebih seksama, gejala penyakit demam berdarah di fase ini adalah ruam atau bintik kemerahan pada kulit pasien sudah mulai terlihat. Ruam tersebut memiliki bentuk dan warna yang menyerupai campak. Bintik-bintik merah tersebut tidak akan hilang jika ditekan. Penyebab utama dari bintik-bintik merah tersebut pecahnya pembuluh kapiler.

Pasien bisa saja mengalami pendarahan ringan pada bagian hidung dan juga mulut. cairan akan menumpuk pada bagian abdomen dan juga dada yang mana dapat menimbulkan bocornya pembuluh darah, sehingga harus dibantu dengan transfusi. Oleh sebab itu, di fase kritis, pasien harus mendapatkan pertolongan medis, berupa infus cairan, dan pasien harus minum sebanyak mungkin. Fase ini juga ditandai dengan terjadinya penurunan kadar trombosit darah hingga di bawah 150.000. Hal ini hanya bisa diketahui melalui pengukuran secara medis.

Fase Penyembuhan

Di fase terakhir, suhu tubuh pasien akan naik kembali. Ini adalah periode penyembuhan, meski tidak semua penderita penyakit demam berdarah dengue akan mengalami fase ini. Periode penyembuhan ini juga ditandai dengan mulai naiknya kadar trombosit dalam darah.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

tanda tanda demam berdarah mulai sembuh; bintik merah demam berdarah; bintik merah dbd; bintik demam berdarah; ciri dbd sudah sembuh; ciri ciri trombosit mulai naik; siklus db; gejala dbd; fase demam berdarah pada orang dewasa; tanda db;

Content Protection by DMCA.com