Gejala Kanker Serviks Yang Tidak Boleh Diabaikan – Bagian I

Kanker serviks adalah salah satu penyakit yang paling kerap menyerang wanita di seluruh dunia. Penyakit ini terjadi pada sel-sel leher serviks – yakni bagian bawah uterus yang terhubung dengan vagina. Sebelum membahas gejala kanker serviks yang harus diantisipasi sejak dini, tidak ada salahnya membahas sekilas tentang faktor resiko dan penyebab penyakit yang membahayakan ini.  American Cancer Society memperkirakan bahwa sekitar 12.900 kasus kanker serviks baru masih akan terdiagnosa. Estimasi ini tentunya sangat mengejutkan, namun benar adanya.


Gejala kanker serviks (Shutterstock)

Gejala kanker serviks (Shutterstock)

Penyebab Kanker Serviks dan Faktor Resikonya

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh virus bernama human papilloma virus (HPV). Wanita semua usia beresiko menderita kanker setelah mulai melakukan hubungan seksual. Beberapa faktor resiko yang berkaitan dengan penyebab kanker serviks antara lain:

  • Kebiasaan hubungan seksual yang tidak sehat
  • Sering bergonta-ganti pasangan
  • Berat badan berlebih
  • Penggunaan alat kontrasepsi minum
  • Faktor genetik
  • Daya tahan tubuh yang rendah
  • Kehamilan berulang
  • Kehamilan pertama di usia muda

Salah satu hal paling menakutkan tentang penyakit kanker ini adalah karena gejala kanker serviks mungkin tidak terlihat pada tahap awal. Setelah penyakit ini menyebar ke kantung kemih, hati, usus keci atau paru-paru, barulah gejalanya terlihat. Nah, jika anda seorang wanita dewasa dan anda mengalami perubahan atau gejala yang mempengaruhi organ reproduksi, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. Dengan mengetahu faktor resiko dan gejala-gejala yang membahayakan, anda bisa menyelamatkan diri dan orang-orang disekitar anda dari penderitaan seumur hidup.

Gejala Kanker Serviks Yang Membahayakan

Berikut adalah beberapa gejala atau tanda bahaya kanker serviks yang tidak boleh anda abaikan:

Pendarahan Yang Tidak Normal

Kebanyakan wanita yang terdiagnosa dengan kanker serviks mengalami pendarahan yang tidak teratur. Pendarahan pada waktu-waktu yang tidak bisa ditebak namun sering terjadi bisa menjadi salah satu indikator kanker serviks. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kondisi medis, seperti ketidakseimbangan hormon, penyakit radang pelvis, dan infeksi pada organ-organ pelvis.

Ketika kanker menyebar ke jaringan-jaringan disekitarnya, maka akan tercipta pembuluh darah baru yang tidak normal dan mudah pecah, sehingga menyebabkan pendapatan. Pendarahan semacam ini bisa terjadi antara periode menstruasi, setelah hubungan seksual, setelah menopause, dan bahkan setelah pemeriksaan pelvis.

Keputihan yang Tidak Normal

Keputihan dalam jumlah sedikit, berwarna putih, dan tidak berbau merupakan hal normal. Namun, jika keputihan bertambah, berbau, dan penampilannya tidak teratur, maka bisa jadi telah terjadi infeksi, kanker serviks, atau kanekr endometrium.  Pada penderita kanker serviks, keputihan bisa jadi lebih kental, pucat, berair, berwarna coklat, atau bahkan bercampur dengan darah. Jika anda menemukan gejala ini, segela laporkan ke dokter anda.

Nyeri Saat Berhubungan Intim

Rasa nyeri yang terjadi selama berhubungan intim adalah tanda bahaya lain dari kanker serviks. Gejala ini menunjukkan kanker serviks tindak lanjut. Artinya, kanker telah menyebar ke seluruh jaringan dan organ reproduksi. Terlepas dari rasa nyeri yang terjadi, anda mungkin juga mengalami gejala lain, seperti keputihan kental dan berbau busuk. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh masalah tertentu, seperti infeksi. Jangan mengabaikannya. Pastikan anda memeriksakan serviks anda ke dokter.

Tiga gejala kanker serviks di atas hanyalah sebagian kecil dari tanda bahaya yang harus anda antisipasi dan tidak boleh diabaikan sejak dini. Masih ada beberapa gejala lain yang mungkin tidak anda sadari sebagai hal berbahaya. Jangan ketinggalan informasinya; nantikan pada artikel berikutnya.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

resep tradisional sakit kanker rahim;

Content Protection by DMCA.com