Fakta Tentang Penyakit Asam Lambung dan Konsumsi Coklat

Para penderita penyakit asam lambung alias gastroesophageal reflux disease (GERD) kerap menghindari konsumsi coklat, karena coklat dinilai dapat menaikkan kadar asam lambung dan memperparah penyakit yang ada. Namun, benarkah coklat dapat memicu kenaikan asam lambung dan memperburuk GERD? Pertanyaan ini sebenarnya bukanlah perkara mudah untuk dijawab, karena hasil penelitian tentang apakah coklat bisa memperburuk asam lambung masih kontroversial.


Penyakit asam lambung - Fotolia

Penyakit asam lambung – Fotolia

Apa Kata Ahli tentang Coklat dan Penyakit Asam Lambung?

Terkadang, penyakit asam lambung memang terjadi karena makanan yang dikonsumsi. Ketika anda berkunjung ke dokter karena asam lambung yang meningkat, dokter biasanya akan memberikan daftar makanan yang harus dhindari, karena dinilai dapat memperburuk kondisi asam lambung anda. Coklat adalah salah satu makanan yang kerap masuk dalam daftar tersebut. Lalu, benarkah penderita asam lambung tinggi tidak boleh mengkonsumsi coklat?

Penelitian menemukan hasil yang berbeda-beda. Dr. Lauren Gerson dari Stanford University mengatakan bahwa penderita asam lambung tinggi boleh saja mengkonsumsi coklat atau bahkan minum anggur tanpa efek apapun. Ia bahkan mengatakan hal yang sama untuk kopi dan makanan pedas. Pasalnya, tidak ada bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa makanan tertentu dapat memperburuk penyakit asam lambung.

Masih menurut Dr. Lauren Gerson, mencegah makanan tertentu mungkin cukup membantu untuk kasus refluks asam lambung ringan. Selanjutnya, ia mengatakan bahwa penderita penyakit asam lambung tidak mesti menghindari coklat. Justru, yang dibutuhkan adalah obat-obatan yang dapat mengurangi produksi asam lambung. Sejumlah penelitian bahkan menemukan bahwa coklat hitam dapat mengurangi zat kimia yang dilepaskan oleh tubuh akibat stress. Penelitian lain menyatakan bahwa stress dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Faktor Resiko dan Penanganan Penyakit Asam Lambung

Sebagian orang menghindari coklat karena kafein dan theobromine yang terdapat didalamnya dapat memicu refluks asam lambung. Bubuk kakao bersifat asam dan dapat memicu gejala kenaikan asam lambung. Dalam hal ini, efek coklat terhadap keasaman lambung sama dengan efek makanan lain, seperti jenis sitrus (jeruk dan lemon), bawang merah, tomat, kopi, alkohol, dan rokok.

Seperti dijelaskan Dr. Lauren Gerson di atas, yang dibutuhkan penderita refluks asam lambung bukanlah menghindari coklat atau makanan berkafein lainnya, melainkan obat-obatan yang dapat mengurangi produksi asam lambung. Untuk kasus ringan, obat-obatan over-the-counter (OTC) berikut mungkin cukup membantu, yakni:

  • Antacida, dapat bekerja menetralisir asam lambung dan meringankan gejala asam lambung naik
  • H2 blocker, seperti cimetidine dan fomatidine dapat mengurangi jumlah asam lambung yang diproduksi di dalam perut
  • Penghambat pompa protin, seperti omeprazole juga mengurangi asam lambung dan membantu menyembuhkan esofagus.

Jika perubahan gaya hidup dan obat-obatan OTC tidak bekerja dengan baik, maka sebaiknya temui dokter untuk mendapatkan obat-obatan yang lebih kuat. Memang, dokter umumnya akan menyarankan agar anda tidak mengkonsumsi coklat.

Kesimpulan

Penelitian belum benar-benar menyimpulkan apakah makanan tertentu, seperti coklat, dapat memperburuk kondisi asam lambung. Namun, jika gejala yang anda alami masih ringan, sebaiknya hindari makanan yang dinilai sebagai pemicunya. Namun, jika penyakit asam lambung anda sudah parah, menghindari makanan tertentu, seperti coklat, mungkin tidak akan banyak membantu.

Sama halnya dengan kondisi penyakit lain, setiap orang berbeda-beda, dan pemicu naiknya asam lambung bisa juga berbeda-beda dari satu orang ke orang lain. Dengan kata lain, anda masih bisa bereksperimen dengan mengkonsumsi sedikit coklat. Dari situ, anda akan melihat apakah gejala penyakit asam lambung anda memburuk atau tidak. Jika tidak ada reaksi, maka coklat bukanlah pemicu naiknya asam lambung anda.



Permasalahan yang ada dalam artikel :

obat penyakit asam urat tradisional; coklat untuk asam lambung; manfaat coklat untuk lambung; apakah coklat baik untuk lambung; fungsi coklat untuk lambung; coklat untuk lambung; coklat dan asam lambung; coklat obat asam lambung; apakah benar jika punya penyakit lambung tifak boleh mengkonsumsi cokelat; susu coklat untuk asam lambung;

Content Protection by DMCA.com