Bunga Hawthorn: Harapan Baru untuk Penyakit Jantung

Hingga saat ini, penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor wahid di dunia, bahkan lebih ganas dibanding malaria. Banyak upaya telah dilakukan untuk menemukan obat-obatan yang bekerja efektif untuk mengatasi gangguan jantung dan meminimalisir efek sampingnya. Salah satu tanaman yang menjadi objek penelitian adalah Hawthord yang dikenal dengan nama latin crataegus oxyancantha L.

Penyakit jantung dan pengobatannya - Shutterstock

Penyakit jantung dan pengobatannya – Shutterstock

Sebenarnya, Hawthorn masih termasuk keluarga Rosaceae (atau mawar). Hal ini terlihat kentara dari batangnya yang berduri maupun bunganya yang mirip bunga mawar putih. Hawthorn juga dikenal dalam beberapa nama yang berbeda, seperti Cardiplant, Faros, Crategisan, maybush, dan lain-lain. Memang, tanaman ini populer di negara-negara Eropa Utara, namun sebenarnya bunga ini tumbuh di seluruh dunia.

Kandungan Hawthorn sebagai Obat Penyakit Jantung

Hawthord diperkirakan berperan dalam terapi gagal jantung ringan, dan khasiatnya lebih baik dibanding digoxin. Bagian hawthorn yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung koroner antara lain, dan, bunga, kulit batang, maupun buahnya yang mirip buah berry. Tanaman ini kaya akan flavonoid, tyramine, tannin, oligomerik, maupun proanthocyanidins, yang merupakan senyawa paling aktif.

Bunga hawthorn untuk penyakit jantung – Shutterstock

Bunga hawthorn untuk penyakit jantung – Shutterstock

Bahkan, sejumlah obat siap pakai yang saat ini tersedia di pasaran kebanyakan menggunakan nama-nama senyawa aktif ini. Sebagian besar percobaan yang telah digunakan untuk percobaan adalah flavonoid 2.2% dan aligomerik proanthycyanidins 18.75%. Hawthorn diperkirakan memberkan efek positif terhadap sistem syaraf pusat (CNS), termasuk efek analgesik.

Obat Penyakit Jantung Berbahan Hawthorn

Saat ini, ekstrak tanaman ini sudah tersedia dalam berbagai sediaan obat siap pakai, khususnya di wilayah-wilayah Eropa, untuk mengatasi penyakit jantung lemah, tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah, arrithmyas, maupun takikardia. Di Jerman, penggunaan daun dan bunga hawthorn untuk mengobati gagal jantung jangka panjang Kelas I dan II telah disetuju oleh Complete German Commission E Monographs. Di Amerika Serikat sendiri, sediaan obat berbahan hawthorn sudah mulai diterima, meski sejumlah percobaan klinis sedang dilaksanakan untuk melihat efeknya terhadap gagal jantung.

Manfaat bunga hawthorn untuk penyakit jantung - Shutterstock

Manfaat bunga hawthorn untuk penyakit jantung – Shutterstock

Dosis standar yang saat ini digunakan pada percobaan klinis berkisar antara 160 hingga 1.800 mg/hari. Obat yang ada dioah dari ekstrak tanaman hawthorn dengan dosis pengobatan selama 3 hingga 24 minggu. Ditemukan bahwa minimal dosis yang digunakan untuk mengobati gagal jantung kongestif adalah 300 mg ekstrak setiap harinya, dan efeknya akan diperoleh dalam waktu 6-8 minggu.

Meski demikian, orang yang alergi terhadap tanaman jenis mawar sebaiknya tidak menggunakan obat dari tanaman hawthorn, karena ada kemungkinan kontraindikasi. Selain itu, wanita hamil dan menyusui harus menghindarinya, karena sebenarnya belum ada data penelitian yang jelas tentang kemungkinan efeknya terhadap pertumbuhan janin. Meski relatif jarang terjadi, efek samping penggunaan hawthorn terhadap penderita penyakit jantung antara lain pusing, sakit kepala, gangguan pencernaan, maupun ruam kulit.

Artikel Sehat Alami ini dikenal, sbb :

bunga apa yang bagus untuk jantung -Bunga apa yang paling tidak aktif -bunga hawthorn -nama bunga untuk obat jantung koroner -

Content Protection by DMCA.com