Apakah Hipertensi Artinya Memiliki Kadar Kolesterol Tinggi

Apakah Hipertensi Artinya Memiliki Kadar Kolesterol Tinggi?

Hipertensi atau sering disebut dengan istilah tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang konon terkait dengan kadar kolesterol tinggi. Banyak orang beranggapan bahwa orang yang terkena hipertensi artinya dia memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Pertanyaan yang muncul adalah: apakah hipertensi artinya memiliki kadar kolesterol tinggi?

Kita tahu bahwa penyakit hipertensi merupakan masalah kesehatan yang bisa menyebabkan resiko stroke. Penyakit stroke harus diwaspadai karena akibatnya bervariasi, seperti kesulitan bicara, bentuk bibir melorot, kelumpuhan pada sebagian badan, hingga kematina. Tensi tinggi merupakan salah satu penyebab utama resiko stroke yang sebetulnya dapat diobati jika dilakukan pencegahan secara dini.

Selain stroke, penderita hipertensi juga dapat mengalami gangguan retina mata. Tentu saja, gangguan pada retina akan mengurangi kemampuan pandangan bahkan hingga kebutaan. Tanda-tanda awalnya yaitu penglihatan buram. Seringkali orang tidak menyadarinya hingga terjadi fase level lanjutan dari gangguan ini.

Apakah Hipertensi Artinya Memiliki Kadar Kolesterol Tinggi
Ilustrasi Check up Hipertensi (Credit to Fotolia)

Seiring waktu, hipertensi akan menyebabkan penurunan fungsi jantung serta mengakibatkan resiko serangan jantung. Nah yang perlu anda perhatikan yaitu mekanisme penyakit yang menyebabkan stroke dan serangan jantung yang biasanya sama yaitu diakibatkan oleh proses penyempitan pembuluh darah akibat plak atau aterosklerosis.

Baca juga: Manfaat akunpuntur untuk mengobati penyakit jantung koroner

Beberapa faktor utama penyebab plak yang saling berkaitan yaitu tensi tinggi, kolesterol tinggi, gula darah yang tidak terkendali, dan obesitas. Artinya orang yang menderita obesitas juga dapat terkena gangguan metabolism kolesterol dan gula darah. Kondisi tersebut menyebabkan tensi tinggi. Kekentalan darah dan kekakuan pada pembuluh darah merupakan sebagian mekanisme, yang secara sederhana menjelaskan alasan mengapa kondisi gangguan kesehatan terjadi secara bersamaan.

Meskipun kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan tensi tinggi, namun orang yang menderita hipertensi bukan berarti pasti memiliki kolesterol tinggi.

Oleh karena itulah penting bagi anda untuk senantia check up kondisi kesehatan secara rutin. Anda bisa melakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau klinik kesehatan. Selain itu anda juga dapat melakukannya di puskesmas. Biaya check up hipertensi di puskesmas akan lebih murah daripada di rumah sakit. Namun, rumah sakit menyediakan banyak alat pemeriksaan kesehatan lanjutan lainnya yang lebih lengkap daripada puskesmas.

Berdasarkan American Heart Association (AHA), bagi anda yang berusia 20 tahun ke atas dianjurkan untuk memeriksakan diri anda terhadap kemungkinan resiko penyakit jantung dan stroke setiap 4 atau 6 tahun sekali.

Demikian penjelasan terkait pertanyaan apakah hipertensi artinya memiliki kadar kolesterol tinggi. Selanjutnya bacalah cara cepat menurunkan kolesterol secara alami