Alasan Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Banyak pasien kanker mengeluhkan mahalnya biaya berobat. Mengapa biaya berobat untuk penyakit kanker di rumah sakit Indonesia mahal? Inilah alasan mahalnya biaya pengobatan kanker di indonesia yang perlu anda ketahui.

Kanker adalah salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian terbanyak selain penyakit jantung dan stroke. Mahalnya biaya pengobatan kanker di Indonesia di rumah sakit disinyalir menjadi salah satu faktor yang ikut memperburuk kondisi penderitanya.

Program BPJS kesehatan sebenarnya sudah mulai menanggung biaya pengobatan kanker, tetapi sayangnya tidak semua obat dan terapi bisa ditanggung oleh BPJS. Kalau kondisinya sudah begini, mau tidak mau penderita kanker perlu mengeluarkan isi dompet dalam-dalam untuk biaya pengobatan.

Alasan Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker di Indonesia

Credit to fotolia

Mahalnya biaya pengobatan penyakit kanker tergantung jenis, stadium, efek samping, dan kondisi pasien. Penderita kanker biasanya ditangani oleh beberapa dokter spesialis dari bidang masing-masing untuk bekerja sama dalam menentukan pengobatan yang tepat bagi pasien penderita kanker. Sehingga seringkali pasien kanker memerlukan beberapa kombinasi pengobatan untuk mengatasi penyakitnya.

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) memperkirakan estimasi biaya pegobatan penyakit kanker sekitar Rp.100 juta per bulan. Rinciannya :

  • diagnosis awal : Rp.10 Juta.
  • Operasi kanker: Rp.25 s.d 29 Juta.
  • Radiasi dan kemoterapi Rp.2 s.d 6 juta per terapi. Rata-rata pasien kanker perlu terapi 6x

Beberapa penyakit kanker yang paling banyak ditemui di Indonesia yaitu:

Ingin sehat tanpa kanker? Baca makanan pencegah penyakit kanker

Jadi alasan mahalnya biaya pengobatan kanker di indonesia adalah sangat tergantung pada jenis, stadium, efek samping, dan kondisi pasien. Semakin tinggi stadium kanker maka semakin besar biaya yang perlu dikeluarkan oleh pasien. Untuk itulah anda pelu melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker demi kesehatan tubuh.